ID/Prabhupada 0858 - Kami Mengajarkan Dan Menganjurkan Bahwa Hubungan Seks Yang Terlarang Itu Adalah Kegiatan Yang Berdosa

From Vanipedia
Jump to: navigation, search

Kami Mengajarkan Dan Menganjurkan Bahwa Hubungan Seks Yang Terlarang Itu Adalah Kegiatan Yang Berdosa
- Prabhupāda 0858


750521 - Conversation - Melbourne

Prabhupāda : Kami mengadakan pengajaran dan terkadang orang-orang mentertawakan kita, "Omong kosong macam apa ini?" Mereka menyampaikan kritik, tetapi para pemimpin dalam masyarakat ini tidak menyemangati mereka. Kemarin aku berbicara dengan seorang pendeta. Jadi, pembicaraan itu adalah mengenai hubungan seks yang terlarang dan pendeta itu berkata, "Apa yang keliru dengan hal itu? Itu adalah sesuatu yang sangat menyenangkan."

Lihatlah! Kami mengajarkan dan menganjurkan bahwa hubungan seks yang terlarang itu adalah kegiatan yang berdosa. Syarat pertama yang aku ajukan adalah bahwa seseorang harus menghentikan ke empat hal ini yaitu hubungan seks terlarang, makan daging, mabuk-mabukan dan berjudi. Itulah syarat pertamaku sebelum melakukan penerimaan murid. Jadi, mereka menyetujuinya dan mereka mengikuti hal itu.

Direktur : Itulah yang dilakukan oleh orang-orang kami.

Prabhupāda : Hmm?

Direktur : Itulah yang dilakukan oleh semua pelanggan kami.

Prabhupāda : Ya, mereka akan melakukan hal itu, jika lembaga-lembaga yang tetap sudah berjalan dengan fasilitas yang sepenuhnya .... Ada sangat banyak penyembah yang datang ke mari. Dan sesudah beberapa waktu mereka menjadi penyembah yang berbhakti. Untuk itu harus ada cara atau metodanya. Dan inilah metodanya .... Kami terus bertumbuh, gerakan kami tidaklah menjadi berkurang. Seperti halnya kami telah membuka sebuah temple di sini. Dahulu tidak ada temple di sini, namun sekarang kami sudah memiliki sebuah temple yang sangat bagus. Dengan demikian gerakan kami sedang berkembang di seluruh penjuru dunia. Dan gerakan ini tidaklah semakin berkurang.

Aku datang dari India ke New York pada tahun 1965, dan aku hanya seorang diri saja. Jadi, selama satu tahun aku tidak memiliki tempat tinggal, aku juga tidak memiliki makanan. Saat itu aku benar-benar seperti seorang gelandangan yang tinggal dari satu rumah teman ke rumah teman lainnya. Dan kemudian semuanya mulai berkembang, orang-orang mulai berdatangan. Aku sedang berjapa di suatu taman di New York, seorang diri selama tiga jam penuh. Apa namanya, Tompkinson Square? Ya. Kamu sudah pernah pergi ke New York? Jadi, seperti itulah masa-masa awalku. Dan secara bertahap orang-orang mulai berdatangan.

(berbicara kepada penyembah). Saat itu kamu ada di suatu klub, bukan?

Madhudviṣa : Di California?

Prabhupāda : Ya.

Madhudviṣa : Di suatu peternakan.

Prabhupāda : Peternakan?

Madhudviṣa : Morningstar itukah?

Prabhupāda : Ah, ha, ha.

Madhudviṣa : Ya. (tertawa).

Prabhupāda : (tertawa) Tempat itu juga merupakan suatu rumah bordil.

Madhudviṣa : Itu adalah suatu peternakan para hippie. Anda datang ke sana saat itu.

Prabhupāda : Jadi, aku sedang ada di sana .... Aku pergi ke sana saat itu. Sang pemilik, sang pengelola, ia yang membawaku ke sana Jadi, aku pikir jika saja kita .... Jika kamu benar-benar serius, maka marilah kita bersama-sama membuka suatu lembaga di mana orang-orang akan dilatih mengenai bagaimana caranya untuk menjadi manusia yang berkualitas kelas satu. Anak-anak hendaknya juga dilatih seperti itu. Hal ini akan menciptakan suatu jalan keluar.

Direktur : Jika demikian, kita akan harus merubah tatanan masyarakat.

Prabhupāda : Tidak, tidak perlu ada perubahan. Biarkanlah masyarakat tetap seperti apa adanya. Kami melatih para anak-anak sebagaimana yang sedang kita laksanakan di Dallas, sebagaimana juga yang kami lakukan terhadap sejumlah orang dewasa. Seperti halnya kami sudah melatih mereka, maka hal itu dimungkinkan. Ini adalah contoh yang nyata. Seperti ketika kamu semua masih berada di gua itu, di Morningstar.

Direktur : Berapa banyak dari orang-orang anda yang pernah melakukan tindak kriminal di dalam hidupnya?

Madhudviṣa : Tindak kejahatan?

Direktur : Yah .... apakah anda pernah terlibat dalam masalah hukum sebelum bergabung dengan gerakan ini?

Madhudviṣ : Oh, ada banyak penyembah yang seperti itu.

Direktur: Lalu, anda sendiri?

Madhudviṣa: Oh, ya.

Direktur : Anda pernah terlibat dalam masalah hukum, benarkah?

Madhudviṣa : Ya.

Penyembah 1 : Ada seorang penyembah di sini yang pernah dihukum selama sembilan bulan di Pentridge (Penjara di negara bagian Victoria, Australia).

Prabhupāda : Jadi, metoda ini sangat praktis. Kami bisa menghentikan kegiatan buruk seperti itu. Seperti mereka yang sekarang sudah menjadi orang baik-baik. Setiap orang .... terutama di India, mereka menjadi takjub dan bertanya, "Bagaimana anda bisa menjadikan para orang Eropa serta orang Amerika ini menjadi seperti ini?" Mereka merasa takjub. Karena di India, para brāhmaṇa dan yang lainnya, mereka menganggap bahwa, "Para orang Barat ini adalah orang-orang yang sudah tidak punya harapan lagi. Mereka tidak bisa menjadi seorang agamawan atau spiritualis yang maju."

Jadi, ketika mereka melihat bahwa kami memiliki banyak temple di India, dan kemudian mereka melihat para orang Barat itu memuja Arca serta mengatur segala sesuatunya, berjapa, menari, maka mereka menjadi sangat takjub. Ada banyak svāmī yang datang sebelum kedatanganku, tetapi mereka tidak bisa melakukan perubahan itu. Namun bukan akulah yang sudah melakukan perubahan itu, melainkan dikarenakan cara atau metoda yang kita pergunakan itu begitu baiknya sehingga mereka menjadi berubah.