ID/BG 16.4

Revision as of 14:58, 22 April 2018 by Gusti (talk | contribs) (Bhagavad-gita Compile Form edit)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Śrī Śrīmad A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupāda


ŚLOKA 4

dambho darpo 'bhimānaś ca
krodhaḥ pāruṣyam eva ca
ajñānaḿ cābhijātasya
pārtha sampadam āsurīm

Sinonim

dambhaḥ—sikap bangga; darpaḥ—sikap sombong; abhimānaḥ—sikap tidak peduli; ca—dan; krodhaḥ—amarah; pāruṣyam—sikap kasar; evā—pasti; ca—dan; ajñānām—kebodohan; ca—dan; abhijātasyā—milik orang yang dilahirkan dari; pārtha—wahai putera Pṛthā; sampadam—sifat-sifat; āsurīm—sifat jahat.

Terjemahan

Sikap bangga, sikap sombong, sikap tak peduli, amarah, sikap kasar, dan kebodohan—sifat-sifat ini dimiliki oleh orang yang bersifat jahat, wahai putera Pṛthā.

Penjelasan

Dalam ayat ini, jalan terbuka lebar menuju neraka diuraikan. Orang jahat ingin memamerkan kegiatan keagamaan dan kemajuan di bidang ilmu pengetahuan rohani, meskipun mereka tidak mengikuti prinsip-prinsip rohani. Mereka selalu sombong atau bangga karena memiliki sejenis pendidikan atau sejumlah kekayaan. Mereka ingin disembah orang lain, dan mereka menuntut penghormatan, walaupun mereka tidak layak dihormati. Mereka menjadi marah sekali karena hal-hal yang kecil sekali dan mereka berbicara dengan cara yang kasar, bukan dengan cara yang lembut. Mereka tidak mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang seharusnya tidak dilakukan. Mereka melakukan segala sesuatu seenaknya, menurut kehendak sendiri, dan mereka tidak mengakui kekuasaan apa pun. Sifat-sifat jahat tersebut diambil oleh mereka sejak permulaan badan mereka dalam kandungan ibunya, dan selama mereka tumbuh mereka mewujudkan segala sifat tersebut yang tidak menguntungkan.