ID/BG 15.11

Revision as of 00:17, 28 June 2018 by Vanibot (talk | contribs) (Vanibot #0019: LinkReviser - Revised links and redirected them to the de facto address when redirect exists)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Śrī Śrīmad A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupāda


ŚLOKA 11

यतन्तो योगिनश्चैनं पश्यन्त्यात्मन्यवस्थितम् ।
यतन्तोऽप्यकृतात्मानो नैनं पश्यन्त्यचेतसः ॥११॥
yatanto yogīnaś cainaḿ
paśyanty ātmany avasthitam
yatanto 'py akṛtātmāno
nainaḿ paśyanty acetasāḥ

Sinonim

yatantaḥ—berusaha; yogīnaḥ—rohaniwan rohaniwan; ca—juga; enam—ini; paśyānti—dapat melihat; ātmani—di dalam sang diri; avasthitam—mantap; yatantaḥ—berusaha; api—walaupun; akṛta-ātmanāḥ—orang yang tidak insaf akan diri; na—tidak; enam—ini; paśyānti—melihat; acetasāḥ—memiliki pikiran yang belum berkembang.

Terjemahan

Para rohaniwan yang sedang berusaha, yang mantap dalam keinsafan diri, dapat melihat segala hal tersebut dengan jelas. Tetapi orang yang pikirannya belum berkembang dan belum mantap dalam keinsafan diri tidak dapat melihat apa yang sedang terjadi, meskipun mereka berusaha melihat.

Penjelasan

Ada banyak rohaniwan yang menempuh jalan keinsafan diri, tetapi orang yang belum mantap dalam keinsafan diri tidak dapat melihat bagaimana hal-hal berubah di dalam badan makhluk hidup. Kata yogīnaḥ bermakna berhubungan dengan hal ini. Dewasa ini ada banyak orang yang hanya namanya saja yogī dan banyak organisasi yang hanya namanya saja perkumpulan yogī, tetapi mereka sebenarnya buta dalam hal keinsafan diri. Mereka hanya kecanduan sejenis senam olahraga dan mereka puas kalau badan gemuk dan sehat. Mereka tidak memiliki keterangan lain lagi. Mereka disebut yatanto 'py akṛtātmānaḥ. Walaupun mereka sedang berusaha dalam apa yang disebut sistem yoga, mereka belum insaf akan diri. Orang seperti itu tidak dapat mengerti proses perpindahan sang roh. Hanya orang yang sungguh-sungguh mantap dalam sistem yoga dan sudah menginsafi sang diri, dunia, dan Tuhan Yang Maha Esa—dengan kata lain, para bhakti-yoga, orang yang menekuni bhakti yang murni dalam kesadaran Kṛṣṇa—dapat mengerti bagaimana hal-hal sedang terjadi.