ID/BG 18.64

Revision as of 01:07, 28 June 2018 by Vanibot (talk | contribs) (Vanibot #0019: LinkReviser - Revised links and redirected them to the de facto address when redirect exists)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Śrī Śrīmad A.C. Bhaktivedanta Swami Prabhupāda


ŚLOKA 64

सर्वगुह्यतमं भूयः शृणु मे परमं वचः ।
इष्टोऽसि मे दृढमिति ततो वक्ष्यामि ते हितम् ॥६४॥
sarva-guhyatamaḿ bhūyaḥ
śṛṇu me paramaḿ vacaḥ
iṣṭo 'si me dṛḍham iti
tato vakṣyāmi te hitam

Sinonim

sarva-guhya-tamam—paling rahasia dari semuanya; bhūyaḥ—ini lagi; śṛṇu—hanya mendengar; me—DiriKu; paramam—Yang Mahakuasa; vacaḥ—pelajaran; istah asi—engkau tercinta; me—kepada-Ku; dṛḍham—sangat; iti—demikian; tataḥ—karena itu; vakṣyāmi—Aku bersabda; te—untuk milikmu; hitam—manfaat.

Terjemahan

Oleh karena engkau kawanKu yang sangat-Kucintai, Aku akan menyabdakan perintah-Ku yang paling utama kepadamu, yaitu pengetahuan yang paling rahasia dari segalanya. Dengarlah pelajaran ini dariKu, sebab pelajaran itu demi kesejahteraanmu.

Penjelasan

Kṛṣṇa sudah memberikan tentang pengetahuan rahasia kepada Arjuna (pengetahuan tentang Brahman) dan pengetahuan yang lebih rahasia lagi (pengetahuan tentang Roh Yang Utama yang bersemayam di dalam hati semua orang). Sekarang Kṛṣṇa akan memberikan bagian pengetahuan yang paling rahasia; yaitu, hanya menyerahkan diri kepada Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Pada akhir Bab Sembilan Kṛṣṇa sudah bersabda, man-manāḥ: "Hanya selalu berpikir tentangKu." Pelajaran yang sama diulangi di sini untuk menggaris-bawahi hakekat ajaran Bhagavad-gītā. Hakekat tersebut tidak dapat dipahami oleh orang awam, tetapi dapat dipahami oleh orang yang sungguh-sungguh dicintai oleh Kṛṣṇa, yaitu penyembah Kṛṣṇa yang murni. Inilah pelajaran terpenting dalam segala kesusasteraan Veda. Yang sedang disabdakan oleh Kṛṣṇa berhubungan dengan hal ini adalah bagian pengetahuan yang paling penting, dan harus dilaksanakan tidak hanya oleh Arjuna tetapi oleh semua makhluk hidup.