ID/Prabhupada 0120 - Kekuatan Mistik Yang Tidak Terbayangkan

Revision as of 08:59, 6 October 2016 by Gusti (talk | contribs) (Created page with "<!-- BEGIN CATEGORY LIST --> Category:1080 Indonesian Pages with Videos Category:Prabhupada 0120 - in all Languages Category:ID-Quotes - 1973 Category:ID-Quotes...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)


Invalid source, must be from amazon or causelessmery.com

Morning Walk At Cheviot Hills Golf Course -- May 17, 1973, Los Angeles

Prabhupāda : Sudah kamu terjemahkan atau belumt?

Svarūpa Dāmodara : Yang tidak terbayangkan?

Prabhupāda : Ya. Tidak terbayangkan atau mistik.

Svarūpa Dāmodara : Kekuatan mistik.

Prabhupāda : Ya.

Svarūpa Dāmodara : Saya sedang mengumpulkan apa yang sudah dijelaskan oleh Śrīla Prabhupāda, mengenai perbedaan acintya-śaktis yang sedang kita amati.

Prabhupāda : Di sini acintya-śakti sedang bekerja, kabut ini, Kamu tidak memiliki kekuatan untuk menghalaunya. Itu melampaui kekuatanmu. Kamu bisa menjelaskannya dengan permainan kata-kata .....Orang yang lewat : Selamat pagi. Prabhupāda : Selamat pagi. ....bahwa, "Bahan kimia seperti ini, molekul seperti ini, seperti ini, seperti itu," ada sangat banyak hal. Tetapi (tertawa) kamu tidak punya kekuatan untuk menghalaunya.

Svarūpa Dāmodara : Mereka memiliki penjelasan mengenai bagaimana kabut itu terbentuk. Mereka menyebutnya ....

Prabhupāda : Itu yang bisa kamu lakukan. Itu saja, akupun bisa melakukan itu. Itu bukan suatu penghargaan yang besar. Tetapi jika kamu memahami bagaimana kabut itu terbentuk, maka cobalah untuk meniadakannya.

Svarūpa Dāmodara : Kami tahu bagaimana itu terbentuk. Kami tahu bagaimana kabut itu terbentuk.

Prabhupāda : Ya. Jika kamu tahu, maka temukanlah sesuatu dan jadikan kabut itu tidak ada. Seperti halnya pada masa lampau, di dalam peperangan, senjata atom brahmāstra diluncurkan. Di sisi lain .....brahmāstra berarti panas yang sangat tinggi. Jadi karena mereka menyebabkan terjadinya sesuatu, maka mereka merubahnya menjadi air. Karena sesudah panas, haruslah ada air. Jadi di mana ilmu pengetahuan itu?

Svarūpa Dāmodara : Kabut itu seperti halnya susu. Susu nampak putih, tetapi sebenarnya itu hanyalah air. Mereka menyebutnya sebagai suatu suspensi protein yang bersifat koloid, atau cassein di dalam air. Jadi sama halnya, kabut ini hanyalah suatu suspensi koloid dari air yang ada di dalam udara.

Prabhupāda : Ya. Jadi kamu nyalakanlah api. Dan kabut Itu dengan segera akan terhalau. Air dapat dihalau dengan menggunakan api. Jadi kamu buatlah sesuatu. Itu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu hanya bisa meledakkan sebuah bom saja. Akan ada panas, dan semua kabut akan hilang. Lakukan itu.

Karandhara : Itu akan meledakkan planet ini. Itu akan meledakkan planet ini. (tertawa).

Prabhupāda : Hare Kṛṣṇa. Air bisa ditiadakan dengan api atau dengan udara. Setiap orang tahu itu. Jadi kamu lakukan itu, suatu upaya penangguhan. Jadi ini adalah untukmu, kekuatan mistik. Kamu bisa mengatakan semua omong kosong itu, tetapi kamu tidak bisa bertindak untuk mengatasinya. Karenanya itu disebut sebagai kekuatan mistik. Jadi sama halnya, ada sangat banyak hal. Itulah acintya-śakti. Kamu bahkan tidak akan bisa memikirkannya. Secara alamiah, dengan segera matahari terbit - dan tidak ada kabut lagi. Semua terselesaikan. Dengan adanya sedikit kenaikan temperatur akibat terbitnya matahari, maka semuanya terselesaikan. Nīhāram iva bhāskaraḥ. Contoh ini diberikan di dalam Bhāgavata. Nīhāra, ini disebut sebagai nīhāra. Seperti halnya nīhāra yang dengan segera dihapuskan oleh bhāskara, sang matahari, maka sama halnya, jika seseorang dapat membangkitkan rasa bhaktinya yang saat ini masih tertidur di dalam dirinya, maka semuanya akan terselesaikan, semua reaksi kegiatan berdosanya terselesaikan. Nīhāram iva bhāskaraḥ. Kamu buatlah ......Kamu memperhitungkan bahwa matahari tersusun atas unsur kimia ini, unsur kimia itu. Cobalah buat sebuah matahari dan lemparkan matahari itu. Itu hanyalah sekedar permainan kata-kata yang penuh kebanggaan diri dan hanya bersifat teoritis di masa depan, itu tidak baik.

Svarūpa Dāmodara : Itu yang dimaksud dengan riset. Riset berarti memahami apa yang tidak diketahui sebelumnya.

Prabhupāda : Ya. Riset berarti kamu mengakui bahwa kamu semua adalah orang-orang bodoh dan bajingan. Riset itu dimaksudkan bagi siapa? Siapakah itu yang belum tahu? Jika tidak, mana ada yang namanya riset itu? Kamu tidak memahami itu. Kamu akui saja itu. Ada begitu banyak kekuatan mistik . Kamu tidak memahami bagaimana hal itu dilaksanakan. Karenanya kamu harus menerima kekuatan yang tidak terbayangkan. Dan tanpa menerima prinsip dari kekuatan yang tidak terbayangkan itu, Tuhan menjadi tidak berarti. Bukan seperti Bala-yogī yang menjadi seorang Tuhan. Itu adalah untuk para bajingan dan orang-orang bodoh. Tetapi mereka yang cerdas, mereka akan menguji kekuatan yang tak terbayangkan itu. Sama seperti ketika kita menerima Kṛṣṇa sebagai Tuhan - kekuatan yang tak terbayangkan. Kita menerima Rāma - kekuatan yang tak terbayangkan. Dan juga tidak dengan sedemikian murahnya. Seorang bajingan datang dan berkata, "Aku adalah imkarnasi Tuhan." Dan bajingan lain menerimanya. Tidaklah seperti itu. "Ramakrishna adalah Tuhan." Kita tidak menerima itu. Kita harus melihat kekuatan mistik yang tidak terbayangkan itu. Seperti halnya Kṛṣṇa, yang sebagai seorang anak kecil mengangkat sebuah bukit. Inilah kekuatan mistik yang tidak terbayangkan. Rāmacandra, Beliau membangun sebuah jembatan dari batu tanpa adanya kolom pendukung. Batunya mulai mengapung. "Ayolah". Jadi itulah sebuah kekuatan yang tak terbayangkan. Dan karena kamu tidak bisa menyesuaikan kekuatan yang tidak terbayangkan ini, maka ketika semua itu diuraikan, kamu berkata, "Oh, itu semua hanyalah dongeng." Apa sebutannya? Mitologi. Akan tetapi para resi yang agung, Vālmīki dan Vyāsadeva dan para ācārya lainnya, apakah mereka hanya sekedar membuang waktu mereka dengan menulis mitologi? Para sarjana yang sangat terpelajar itu? Dan mereka tidak pernah menafsirkan bahwa itu adalah mitologi. Mereka menerima bahwa semua itu adalah kenyataan yang sebenarnya. Ada suatu kebakaran hutan. Semua teman dan para anak gembala sapi menjadi terganggu. Mereka mulai mencari Kṛṣṇa, "Kṛṣṇa, apa yang harus dilakukan?" "Baiklah." Beliau lalu hanya menelan keseluruhan api tersebut. Inilah kekuatan mistik yang tidak terbayangkan. Inilah Tuhan. Aiśvaryasya samagrasya vīryasya yaśasaḥ śriyaḥ. (Viṣṇu Purāṇa 6.5.47). Inilah enam kekayaan dalam keadaan yang sepenuh-penuhnya. Itulah Tuhan. Energi yang tidak terbayangkan atau kekuatan mistik itu, kita juga memilikinya. Tetapi hanya dalam jumlah yang sangat kecil. Ada banyak hal yang terjadi di dalam tubuh kita. Kita tidak bisa menjelaskannya. Contoh yang sama. Kuku-ku yang ada pada jariku tumbuh dengan bentuk yang sangat tepat. Meskipun itu rusak akibat adanya penyakit, tetapi ia akan tumbuh kembali. Aku tidak tahu sistem mesin apa yang sedang bekerja, tetapi kuku tetap tumbuh, tepat sesuai pada posisinya dengan segalanya. Dan itu tumbuh dari badanku. Hal itu merupakan suatu kekuatan mistik juga. Bahkan hal itu merupakan kekuatan mistik bagiku dan juga bagi para dokter, bagi setiap orang. Mereka tidak bisa menjelaskannya.