ID/Prabhupada 0812 - Kita Enggan Mengucapkan Nama Suci

Revision as of 07:03, 15 September 2017 by Gusti (talk | contribs) (Created page with "<!-- BEGIN CATEGORY LIST --> Category:1080 Indonesian Pages with Videos Category:Prabhupada 0812 - in all Languages Category:ID-Quotes - 1974 Category:ID-Quotes...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)




741010 - Lecture SB 01.08.30 - Mayapur

Jika kita benar-benar berusaha untuk memahami kedudukan Kṛṣṇa, maka kita menjadi terbebaskan. Dan jika kita berusaha untuk memahami hal itu, maka Kṛṣṇa akan membantu kita. Kṛṣṇa berkata, śṛṇvatāṁ sva-kathāḥ kṛṣṇaḥ puṇya-śravaṇa-kīrtanaḥ. (SB 1.2.17). Semakin banyak kita mendengarkan tentang Kṛṣṇa, maka semakin kita menjadi tersucikan. Kita tidak bisa memahami Kṛṣṇa karena kita masih belum tersucikan. Tetapi, jika kita benar-benar mendengarkan nama Kṛṣṇa - Hare Kṛṣṇa ... Hare Kṛṣṇa, Hare Kṛṣṇa, Kṛṣṇa Kṛṣṇa, Hare Hare - jika kamu mengucapkan dan mendengarkannya, maka kamu menjadi tersucikan. Jadi, mengapa kita tidak menerima cara yang sederhana ini, sebagaimana yang disarankan di dalam śāstra, harer nāma harer nāma harer nāmaiva kevalam. (CC Adi 17.21), hanya dengan berjapa Hare Kṛṣṇa, Hare Kṛṣṇa secara sungguh-sungguh selama duapuluh empat jam sehari? Kīrtanīyaḥ sadā hariḥ (CC Antya 20.21, Śrī Śikṣāṣṭakam 3). Dan kamu akan menjadi sempurna. Mengapa kita menjadi kehilangan kesempatan ini? Betapa malangnya kita ini.

Hal ini dijelaskan oleh Śrī Caitanya Mahāprabhu, etādṛśī tava kṛpā bhagavan mamāpi. (CC Antya 20.16, Śrī Śikṣāṣṭakam 2), "TuhanKu, Anda sudah menunjukkan belaskasihMu dengan begitu murah hati, sehingga hanya dengan namaMu, hanya dengan mengucapkan namaMu, maka hal itu sudah mencukupi." Nāmnām akāri bahudhā nija-sarva-śaktiḥ. Pengucapan nama ini, abhinnatvān nāma-nāminoḥ. (CC Madhya 17.133), terdapat semua potensiNya di dalamnya. Nāmnām akāri bahudhā nija-sarva-śaktis tatrārpitā. Terdapat semua potensi di sana. Nāmnām akāri ... Dan ada banyak nama, bukan hanya satu nama saja. Jika kamu tidak suka berjapa nama Kṛṣṇa, maka ada nama lainnya yang bisa diucapkan. Tetapi nama itu haruslah harer nāma, nāma, nama dari Hari, bukan nama yang lainnya, harer nāma. Maka kamu akan mendapatkan semua potensiNya. Nāmnām akāri bahudhā nija-sarva-śaktis tatrārpitā. Lalu, niyamitaḥ smaraṇe na kālaḥ. Dan tidak ada, maksudku, pertimbangan apakah kamu akan berjapa di pagi hari atau di malam hari, ataupun pada saat kamu sudah disucikan ataupun masih belum disucikan. Kamu bisa berjapa di dalam semua keadaan. Niyamitaḥ smaraṇe na kālaḥ.Tidak ada pertimbangan atas hal-hal seperti itu.

Jadi, Kṛṣṇa tersedia dengan begitu murahnya bagi semua orang, khususnya "kalau," khusunya di jaman Kali ini. Tetapi tetap saja, kita enggan mengucapkan nama suci. Karena itulah Caitanya Mahāprabhu mengungkapkan penyesalanNya bahwa, etādṛśī tava kṛpā bhagavan mamāpi, "Meskipun Anda begitu murah hati dan begitu baik terhadap para jiwa yang sudah jatuh ini, namun sungguh sangat disayangkan, hamba tidak tertarik untuk mengucapkan nama suci ini." Itulah kedudukan kita, kita ini benar-benar keras kepala, layaknya seekor anjing saja. Tetapi jika kita melakukan hal itu, maka kita menjadi disucikan. Naṣṭa-prāyeṣv abhadreṣu nityaṁ bhāgavata-sevayā. (SB 1.2.18). Karena itulah Caitanya Mahāprabhu menyarankan untuk membaca Śrīmad-Bhāgavatam, baik dalam keadaan sudah tersucikan maupun belum tersucikan, kamu bisa membacanya dan mengucapkannya. Itulah tata cara serta kewajiban Vaiṣṇava kita. Kita harus membaca Bhagavad-gītā dan Śrīmad-Bhāgavatam sebanyak mungkin. Serta juga kesusastraan lainnya - Caitanya-caritāmṛta, Brahma-saṁhitā. Salah satu dari buku-buku itu ataupun semuanya, itu tidak menjadi masalah. Dan kemudian kita berjapa Hare Kṛṣṇa selama duapuluh empat jam sehari. Itulah urusan kita.

Jadi, kita memberikan kesempatan ini kepada setiap orang. Kita telah mendirikan bangunan center yang besar ini dan kita akan terus memdirikan bangunan seperti ini lebih banyak dan lebih banyak lagi - mengapa? Untuk memberikan kesempatan kepada semua orang. Silahkan datang kemari. Berjapalah dan bergabunglah dengan Hare Kṛṣṇa kīrtana, terimalah prasādam, dan lakukanlah yang terbaik sesuai dengan bakat apapun yang kamu miliki, dengan santai dan jangan terlalu menjadi terbebani. Jika ada sesuatu yang bisa kamu lakukan, maka lakukanlah hal itu untuk Kṛṣṇa. Setiap orang bisa melakukan sesuatu. Setiap orang memiliki bakat tertentu. Jadi, bakat tersebut seyogyanya dimanfatkan untuk Kṛṣṇa. Dan jika kamu berpikir bahwa, "Aku hanya akan berjapa dengan sungguh-sungguh," maka tidak-apa-apa, berjapalah. Tetapi janganlah menjadi tidur sambil pura-pura berjapa. Itu adalah penipuan ..... janganlah menipu. Menipu itu tidak baik. Jika kamu berpikir bahwa kamu bisa berjapa seperti Haridāsa Ṭhākura, maka berjapalah dengan sungguh-sungguh. Kita akan menyediakan makanan untukmu. Jangan khawatir. Tetapi jangan berusaha untuk menipu. Kamu harus benar-benar menjadi sibuk berjapa saja. Yat karoṣi yaj juhoṣi yad aśnāsi, kuruṣva tad mad-arpaṇam. (BG 9.27). Tentu saja, jika kita berjapa selama duapuluh empat jam sehari, itu tidaklah begitu baik. Dan hal itu juga mustahil, karena kita tidaklah sebegitu majunya. Tetapi bagaimanapun, kita harus melakukan sesuatu untuk Kṛṣṇa.

Jadi, ini adalah .... Lembaga ini, gerakan kesadaran Kṛṣṇa ini memberikan kesempatan kepada setiap orang. Dan kita membuka banyak center-center di seluruh dunia untuk tujuan ini, karenanya, silahkan datang, berjapalah mantra Hare Kṛṣṇa dan dengarkanlah tentang Kṛṣṇa, Bhāgavatam, dan Bhagavad-gītā, dan apapun yang bisa kamu lakukan, maka lakukanlah hal itu untuk Kṛṣṇa. Dengan demikian, hidupmu akan menjadi berhasil.

Terimakasih banyak.