ID/Prabhupada 0866 - Segala Sesuatu Akan Mati - Semua Pepohonan, Tumbuhan, Binatang, Segala Sesuatunya

Revision as of 04:22, 2 October 2017 by Gusti (talk | contribs) (Created page with "<!-- BEGIN CATEGORY LIST --> Category:1080 Indonesian Pages with Videos Category:Indonesian Pages - 207 Live Videos Category:Prabhupada 0866 - in all Languages C...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)




750520 - Morning Walk - Melbourne

Hari-śauri : Śrīla Prabhupāda, perwujudan sebagai manusia ini sangatlah tidak berarti jika dibandingkan dengan para dewa, namun tetap saja, kehidupan dalam wujud manusia ini sangat diinginkan bahkan oleh para dewa?

Prabhupāda : Ya, karena pada kehidupan dalam wujud manusia ini terdapat kesempatan yang sangat baik untuk menginsyafi Tuhan. Seperti halnya perbedaan antara negara-negara Barat dengan India. Di India ada kesempatan yang sangat cepat untuk bisa menginsyafi Tuhan. Karena suasananya sangat mendukung. Jadi, planet bumi ini merupakan tempat yang sangat baik untuk menginsyafi Tuhan, dan tempat terbaik adalah di India.

Hari-śauri : Apakah temple-temple kita juga bisa dianggap memiliki suasana yang sama seperti itu?

Prabhupāda : Oh, ya.

Hari-śauri : Apakah temple-temple kita juga sama berpotensinya seperti tempat-tempat suci di India?

Prabhupāda : Oh, ya. Kamu bisa menciptakan potensi yang seperti itu di manapun di seluruh planet ini.

Penyembah : Śrīla Prabhupāda, kemarin anda mengatakan mengenai hujan, bahwa semua hal baik datang melalui hujan, dan bahwa hujan turun karena adanya yajña yang baik. Jadi, di planet ini semua orang makan daging, atau di planet ini setiap orang melakukan kegiatan berdosa.

Prabhupāda : Maka karena itulah hujan menjadi berkurang. Semakin banyak kamu melakukan dosa, maka hujan akan semakin berkurang.

Penyembah : Jadi, hujan semakin berkurang sekarang.

Prabhupāda : Ya. Dan pada akhirnya tidak akan ada hujan sama sekali. Maka kemudian seluruh planet ini akan menjadi terbakar oleh api. Dan itulah awal dari peleburan. Segala sesuatu akan mati - semua pepohonan, tumbuhan, binatang, segala sesuatunya. Dan kemudian akan turun hujan yang akan mencairkan semua abu yang ada, dan kemudian seluruh alam semesta akan musnah.

Penyembah 2 : Saya juga membaca, Śrīla Prabhupāda, bahwa pada masa pemerintahan Mahārāja Yudhiṣṭhira, maka hujan hanya turun saat malam hari. Benarkah itu?

Prabhupāda : Malam hari?

Penyembah 2 : Hujan hanya akan turun di malam hari saja, sehingga ...

Prabhupāda : Tidak. Siapa yang mengatakan di malam hari itu?

Śrutakīrti : Hal itu disebutkan di dalam buku Kṛṣṇa, bahwa di malam hari hujan akan turun.

Penyembah 2 : Sehingga turunnya hujan tidak akan mengganggu kegiatan dari para penghuni selama siang hari.

Prabhupāda : Ya, seperti itulah yang terjadi. Jika hujan turun di malam hari dan matahari bersinar cerah di siang hari, maka tanah menjadi sangat subur. Ya. Ada suatu pepatah yang terkenal di Bengal, dine jal rātre tārā sei janme sukha dhārā (?). Jika hujan turun dengan sangat deras di siang hari, dan di malam hari kamu bisa melihat bintang-bintang, maka hendaknya kamu memahami bahwa akan ada kemarau panjang. Akan ada kemarau panjang dan akan ada kelangkaan bahan makanan berupa biji-bijian. Hal terbaik adalah jika hujan turun dengan sangat deras di malam hari, dan di siang hari matahari bersinar dengan cerahnya. Maka kemudian sawah-sawah akan menjadi sangat subur.