ID/Prabhupada 0981 - Jaman Dahulu, Setiap Brāhmaṇa Biasanya Hanya Mempelajari Dua Macam Ilmu Pengetahuan Ini, Āyur-veda Dan Jyotir-veda

Revision as of 09:30, 14 November 2017 by Gusti (talk | contribs) (Created page with "<!-- BEGIN CATEGORY LIST --> Category:1080 Indonesian Pages with Videos Category:Indonesian Pages - 207 Live Videos Category:Prabhupada 0981 - in all Languages C...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)




Lecture on SB 1.2.6 -- New Vrindaban, September 5, 1972

Bahir-artha. (SB 7.5.31), bahir artinya luar, artha artinya kepentingan. Jadi, mereka yang tidak memahami bahwa tujuan akhir dari kebahagiaan adalah Viṣṇu, mereka lalu berpikir bahwa kebahagiaan itu bisa dicapai dengan melakukan penyesuaian pada dunia luar ini .... Karena kita memiliki sisi luar dan sisi dalam, di mana sisi luar kita adalah badan kita dan sisi dalam kita adalah jiwa kita. Setiap orang bisa memahami bahwa aku bukanlah badan ini, aku adalah sang jiwa. Aku terbungkus oleh badan ini dan segera setelah aku pergi dari badan ini, maka badan ini tidak berarti lagi. Mungkin saja ini adalah badan dari suatu jiwa yang sangat penting, mungkin juga badan ini adalah badan dari seorang ilmuwan yang terkenal, tetapi badan ini bukanlah ilmuwan, yang merupakan ilmuwan adalah sang jiiwa. Badan ini hanyalah sekedar suatu alat saja. S

eperti halnya jika aku ingin menangkap sesuatu, maka aku menggunakan tanganku sebagai alat untuk melakukan hal itu. Karena itu, di dalam bahasa Sansekerta, bagian-bagian badan yang berbeda-beda ini disebut sebagai karaṇa. Karaṇa berarti tindakan, bertindak, sesuatu yang dengan mana kita bertindak, karaṇa. Jadi, na te viduḥ svārtha-gatiṁ hi viṣṇum. (SB 7.5.31), saat ini kita sedang terkhayalkan dalam konsep kehidupan yang didasarkan atas badan ini. Hal ini juga diuraikan di dalam Śrīmad-Bhāgavatam, yasyātma-buddhiḥ kuṇape tri-dhātuke. (SB 10.84.13), ātma-buddhiḥ kuṇape, kuṇape artinya adalah kantung. Badan ini adalah suatu kantung yang berisi tulang belulang, otot, kulit dan darah. Sebenarnya, jika kita membedah badan ini, apa yang akan kita temukan? Hanya setumpuk tulang, kulit, darah, usus, nanah, tidak ada yang lainnya lagi.

Jadi, kuṇape tri-dhātuke ... Hal-hal ini diciptakan oleh ketiga dhātus ini, oleh ke tiga unsur ini yaitu, kapha, pitta, vāyu. Kapha berarti lendir, pitta berarti empedu dan vāyu berarti udara. Segala sesuatunya sedang diwujudkan, segala sesuatunya sedang berinteraksi. Sesudah makan, maka dihasilkanlah ketiga hal ini dan jika ketiganya berada dalam keseimbangan yang tepat, maka badan kita menjadi sehat. Tetapi jika salah satu dari ketiganya ada dalam keadaan berlebih atau kurang, maka akan timbul penyakit. Jadi, menurut Āyur-veda - ini juga adalah salah satu dari Veda ..... Āyur artinya jangka waktu kehidupan dan Veda berarti pengetahuan. Jadi, hal itu disebut sebagai Āyur-veda. Jadi, ilmu pengetahuan Veda mengenai jangka waktu kehidupan ini sangatlah sederhana. Mereka tidak membutuhkan laboratorium penyakit, klinik dan sebagianya. Tidak .... Mereka hanya memerlukan tindakan yang sangat sederhana untuk mempelajari ke tiga unsur ini, kapha, pitta dan vāyu. Dan teknik yang mereka gunakan adalah dengan cara merasakan denyut nadi. Kamu pasti paham bahwa denyut nadi setiap orang dari kita berdetak seperti ini, tik, tik, tik, tik ...

Jadi, mereka memahami ilmu pengetahuan tentang hal itu, yaitu dengan cara merasakan detak dari denyut nadi tersebut, dan dengan demikian mereka bisa memahami seperti apakah kedudukan dari ke tiga unsur kapha, pitta, vāyu tadi. Lalu dengan mengetahui kedudukan itu, susunan itu, maka mereka .... Di dalam Āyur-veda, śāstra veda, ada ciri-ciri dari hal itu ... Bahwa jika nadi berdetak seperti ini, jika jantung berdetak seperti ini, maka kedudukannya adalah seperti ini. Segera sesudah mereka memahami bahwa kedudukannya adalah seperti itu, maka mereka lalu mencocokkan cici-ciri dari hal itu. Mereka bertanya kepada sang pasien, "Apakah anda merasa seperti ini? Apakah anda merasa seperti ini?" Jika sang pasien menjawab, "Ya," maka berarti hal itu sudah dipastikan. Hal-hal dalam itu, yaitu bagaimana detak nadinya serta bagaimana ciri-cirinya sudah menjadi dipastikan, maka dengan demikian obatnya sudah siap. Lalu, dengan segera obatnya diberikan. Proses yang sangat sederhana.

Jadi jaman dahulu, setiap brāhmaṇa biasanya hanya mempelajari dua macam ilmu pengetahuan ini, Āyur-veda dan Jyotir-veda. Jyotir-veda artinya adalah astronomi ... astrologi, bukan astronomi. Karena golongan yang lainnya, yang lebih kurang cerdas dibandingkan para brāhmaṇa, yaitu para kṣatriya, para vaiśya dan para śūdra, mereka akan membutuhkan brāhmaṇa untuk mendapatkan keterangan mengenai kesehatan serta masa depan. Setiap orang sangat ingin mengetahui dan mempelajari tentang bagaimana masa depannya, apa yang akan terjadi berikutnya dan setiap orang sangat memperhatikan kesehatannya. Jadi para brāhmaṇa, mereka akan memberikan saran mengenai kesehatan serta masa depan para orang-orang tersebut, sehingga akhirnya hal itulah yang menjadi pekerjaan mereka. Orang-orang memberi para brāhmaṇa makanan serta pakaian sehingga mereka tidak perlu lagi bekerja di luar. Ini adalah kisah yang sangat panjang. Jadi, badan ini adalah sebuah kantung yang berisi ke tiga unsur itu, yasyātmā-buddhiḥ kuṇape tri-dhātuke. (SB 10.84.13).