ID/Prabhupada 0076 - Melihat Kṛṣṇa Di Mana-mana

From Vanipedia
Jump to: navigation, search



Melihat Kṛṣṇa Di Mana-mana
- Prabhupāda 0076


Ratha-yatra -- San Francisco, June 27, 1971

Ketika mata kita diberi salep berupa cinta kepada Tuhan, kita bisa melihatNya di mana-mana. Ini adalah perintah dari śāstra. Kita harus mengembangkan daya pengelihatan kita dengan cara mengembangkan cinta kepada Tuhan Premāñjana-cchurita bhakti-vilocanena (Bs. 5.38). Ketika seseorang sudah cukup berkembang di dalam kesadaran Kṛṣṇa, maka ia bisa melihat Tuhan setiap saat di dalam hatinya dan di mana-mana, ke manapun ia pergi. Jadi gerakan kesadaran Kṛṣṇa ini adalah suatu upaya untuk mengajarkan orang-orang mengenai bagaimana caranya melihat Tuhan, bagaimana caranya melihat Kṛṣṇa. Kṛṣṇa bisa dilihat jika kita berlatih. Seperti halnya Kṛṣṇa berkata, raso 'ham apsu kaunteya (BG 7.8). Kṛṣṇa berkata, "Aku adalah rasa dari air." Setiap kita, kita minum air setiap hari, tidak hanya sekali, dua kali, tiga kali, atau lebih dari itu. Jadi begitu kita minum air, jika kita berpikir bahwa rasa air adalah Kṛṣṇa, maka dengan segera kita menjadi berkesadaran Kṛṣṇa. Untuk menjadi berkesadaran Kṛṣṇa bukanlah suatu pekerjaan yang terlalu sulit. Kita cukup hanya dengan melaksanakannya saja.

Seperti halnya contoh berikut ini mengenai bagaimana caranya berlatih untuk menjadi berkesadaran Kṛṣṇa. Setiap kali kamu minum air, begitu kamu merasa puas, rasa hausmu terpuaskan, dengan segera kamu berpikirlah bahwa rasa haus tadi, serta kekuatan pemuasan akan rasa haus tadi adalah Kṛṣṇa. Prabhāsmi śaśi sūryayoḥ. Kṛṣṇa berkata, "Aku adalah matahari. Aku adalah bulan." Jadi selama siang hari, setiap orang pandanglah matahari. Begitu kamu melihat matahari, dengan segera kamu bisa mengingat Kṛṣṇa, "Inilah Kṛṣṇa." Begitu kamu melihat bulan di malam hari, dengan segera kamu bisa mengingat, "Inilah Kṛṣṇa." Dengan cara itu, jika kamu melakukannya, maka ada banyak sekali contoh, ada banyak contoh di dalam Bhagavad-gītā, di dalam Bab Tujuh, jika kamu membacanya dengan hati-hati, bagaimana caranya melaksanakan kesadaran Kṛṣṇa. Maka kemudian pada saatnya, ketika kamu sudah matang di dalam cinta kepada Kṛṣṇa, kamu akan melihat Kṛṣṇa di mana-mana. Tidak seorangpun perlu membantumu untuk melihat Kṛṣṇa, tetapi Kṛṣṇa akan diungkapkan di hadapanmu, melalui bhaktimu, melalui cintamu. Sevonmukhe hi jihvādau svayam eva sphuraty adaḥ (Brs. 1.2.234). Kṛṣṇa, ketika seseorang ada di dalam suasana hati melayani, ketika seseorang memahami bahwa, "Aku adalah pelayan kekal Kṛṣṇa, atau Tuhan," maka kemudian Kṛṣṇa menolongmu dalam bagaimana caranya untuk melihatNya.

Itu dinyatakan di dalam Bhagavad-gītā,

teṣāṁ satata-yuktānāṁ
bhajatāṁ prīti-pūrvakam
dadāmi buddhi-yogaṁ taṁ
yena mām upayānti te
(BG 10.10)